Kira-kira hampir satu bulan yang lalu aku sengaja menyempatkan diri ke sebuah toko CD yang terbilang cukup lengkap di PIM 2. Bukan hanya sekedar iseng atau menemani kakak ku untuk hunting CD (karna biasanya memang demikian, ga begitu sering beli CD karna mahal =p) tapi saat itu aku memang sedang mencari album terbaru dari seorang penyanyi, sekaligus novelis terkenal perempuan yang baru2 ini sering masuk infotainment karna memilih bercerai dengan suaminya (yap, that’s “HER”)…aku langsung tertarik (baca : penasaran) setelah salah satu teman baikku bilang bahwa aku harus mendengar single pertamanya karena liriknya begitu LUAR BIASA ! Dan ternyata memang benar, ketika aku mendengarnya hanya 2 hal yang terlintas di pikiranku..nadanya tidak biasa dan memang Liriknya LUAR BIASA ! setelah ku mendapatkan CDnya dan kudengarkan semua lagunya (kalo ga salah ada 11 lagu disana)…kekagumanku semakin meningkat, bukan hanya kemampuan berbahasanya dalam setiap lirik yang sungguh memang tidak biasa, tapi “arti” yang BISA kutangkap dari semua lirik di lagu tersebut…(semua lagu di album itu berperan sebagai “soundtrack” dari 11 cerita yang ada di novel terbarunya) yang lebih special lagi, karna dia ga Cuma harus menciptakan lagu, tapi menciptakan lagu yang sesuai dengan ceita yang dia tulis di novel barunya itu..yah kalau penulis novel berperan ganda menjadi penulis lagu jadinya memang seperti itu =] membaca “thx to” di albumnya saja sungguh membuatku merinding, terlebih lagi yang ditujukan untuk Sang Maha Pencipta…sungguh tidak bermaksud untuk melebih-lebihkan, tapi emang itu kenyataannya….=]

Sebenarnya bukan CD itu yang mau kubahas lebih lanjut disini…tapi pemikiran SETELAH aku mendengarkannya…

Yang ku pikirkan sebenarnya sederhana…mikirin HIDUP (iyaaaaaa, sungguh TIDAK sederhana!) hehehehehehe…ga kok…Cuma jadi kepikiran bahwa alangkah enak&nikmatnya kalo kita memandang hidup seperti seorang seniman & dipandang oleh hidup seperti karya dari sang seniman…bingung ? hehehe..let’s make it more simple..gini..menurut si wiwid ini, abis dengerin lagu di album itu, setiap orang berhak mengintepretasikannya sendiri2…karna wid termasuk orang yang ga (belum) beli novelnya, berarti wid juga ga tau persis itu lagu bercerita tentang apa…that’s the point…dalam hidup, kita ga tau dan ga akan pernah tau apa yang akan terjadi nanti…ku ga mau berbicara takdir, karna itu menyangkut urusan sensitive ber-genre agama&kepercayaan…tapi apapun sebutannya, kita sebagai manusia (termasuk yang digolongkan sebagai cenayang pun) wid yakin ga ada yang tau pasti apa yang akan terjadi di hidup kita nanti…nahhhh, disini yang kumaksud memandang hidup seperti seorang seniman yang suka mengekspresikan segala sesuatunya dalam berbagai OBJEK; lagu, puisi, lukisan, foto, pertunjukan teater, dsb…liat huruf kapital yg diatas itu ? ya, memandangnya sebagai objek& secara objektif…menurut wid, hidup itu akan selaras dengan apa yang kita mau kalo kita memandangnya demikian…intinya TERGANTUNG darimana kita memandangnya..dan ada BANYAK cara untuk mengapresiasikan hidup..seperti para seniman tadi yang akan memberikan hasil yang (setidaknya menurut kita) begitu CANTIK…

Nah sekarang yang bagian “…..dipandang oleh hidup seperti karya dari sang seniman”. Maksud wid itu, kita jangan pernah takut untuk dipandang APAPUN oleh hidup..setiap orang memiliki hak yang sama untuk menginterpetasi segala sesuatunya, termasuk menginterpretasi diri kita…sama halnya ada orang yang bilang lagu A itu enak, ada yang bilang gak..ada yang bilang puisi C bagus, ada yang malah ga ngerti itu tentang apa…itu wajar kan ? mengenai hidup juga gitu..jangan pernah takut untuk dipandang sebelah mata (atau bahkan ga dipandang sama sekali) dalam hidup ini…ga semua “karya seni” dari seorang seniman disukai & mendapat penghargaan….tapi juga, ada pihak2 yang malah memberikan nilai yang paling tinggi buat “karya seni” tadi..semua kembali ke gimana cara orang memandangnya….

Kembali ke refleksi diri sendiri, kita juga kadang suka khilaf buat maksain kehendak supaya orang lain berpikiran yg sama dengan apa yang kita pikirin…itu ga salah kok, itu wajar..asalllllllllll abis itu kita sadar bahwa tiap orang diciptain dengan pikirannya masing2, dari jenis sel otaknya sendiri2, jadi alangkah WAJARNYA jika mereka memiliki pola pikir, pendapat & pandangan yang BEDA sama kita…=] kalo ada masalah karna “perbedaan” ini, jangan mencari jalan keluar dengan cara mencoba menyamakannya yah…karna GA AKAN mungkin bisa…tapi, coba cari TITIK TEMU dari perbedaan itu…ada pihak yang harus meredam egonya & ada pihak yang juga harus berusaha berdamai dengan keadaan yang ada…as a love who needs 2 hearts to be grow, ga ada segala sesuatu yang bisa diselesaikan kalo yang usaha Cuma dari 1 pihak ajah…jadi, are u ready to be an artist for this big-but-short world ?=]

Utara, 25 oktober 2008

October 30, 2008

Jam 3 lewat 10..
Ngantuk..hanya itu yang ada dalam pikiranku sekarang…berulang kali ku mencoba untuk tidak membuat mata sipitku ini terpejam..dan berulang kali pula usahaku ini nampak gagal..cuaca diluar yang buruk semakin membuat niat terpejamku ini semakin mulus untuk dilakukan, namun mengingat suasana dimana aku berada saat ini tidak demikian (FYI, I’m at the OFFICE now), yah jadilah kembali kutahan niat tulus itu (tidur = niat tulus ?? iyalah, wong kurasakan dengan sungguh2 niatku itu)..=] humm..mungkin ini efek terburuk dari ngantor saat weekend..it’s Saturday, dan kami semua masuk dengan jam kerja normal karena menggantikan libur pemadaman di hari selasa lalu..hhh sungguh tidak menyenangkan sama sekali dan (maaf) tidak bisa kuterima dengan hati yang lapang..bukan karna hari sabtu ini sungguh terlihat tidak cerah, tapi karna ngantuk yang kurasakan ini sungguh menyiksa…karna aku hanya tau 1 obat ampuh untuk menghilangkannya dan obat itulah yang sungguh tidak bisa kudapatkan…yap, TIDUR……

Belum sempat kuberpikir lebih lanjut, tiba2 ku sudah terhempas jauh ke sebuah pantai asing…aku tak tau itu dimana, dan terlihat tidak ada siapa2…terlihat peris di depanku sebuah lautan yang sangat biru yang saking bening airnya, aku tidak hanya bisa melihat keseluruhan isi lautan itu, tapi juga sekaligus melihat bayangan matahari senja yang belum mau pulang dari angkasa timurnya…perlahan ku berjalan menyusuri sisi lautan itu..aneh, tidak ada ikan disana…hanya lautan berisi air, sepaket dengan ombaknya yang tenang berbuih cantik bernada klasik yang menenangkan, ditambah dengan terumbu karangnya yang mengkilat berwarna-warni karna efek pancaran sang surya, dan juga turut serta, hamparan pasir berwarna jingga di sejauh mata memandang….telapak kakiku yang telanjang sungguh mersakan hangatnya pasir jingga itu dan setelah beberapa langkah didepan, aku menemukan sepasang jejak kaki lain..ukurannya lumayan jauh lebiih besar dari ukuran kakiku dan jejaknya terlihat lebih dalam menapaki pasir jingga itu….ribuan sel otakku bekerja dengan sangat cepat hingga mencapai suatu hipotesis bahwa itu adalah sepasang jejak laki-laki…tapi yang membuatku heran adalah, kenapa jejaknya tiba2 langsung muncul begitu ? tidak ada bekas jejaknya di belakangku sewaktu aku baru tiba di pantai itu..horor! tapi ga begitu horor juga…kan jejak kakinya ada…=] pemikiran positifnya adalah jejaknya terhapus sang ombak sebelum aku datang, walaupun keanehan kedua adalah jejaknya bisa begitu lurus, rapi terpampang di depanku, dan jejakku dibelakang, yang satu garis lurus dengannya masih ada, itu artinya ombak bernada klasik itu tidak berulah…hhh sudahlah..akhirnya ku berjalan dan membuat jejak baru persis di samping jejaknya karna merasa sayang jika jejak rapinya jadi berantakan karna kaki ku…hmm..sepi sekali disini….bahkan hewan pun tidak ada…

Kota tearsing itu, jam 4 lewat 20..sudah hampir sejam ternyata aku disini…merasa lama juga sebenarnya, tapi ternyata sudah lewat 1 jam aku disini..masih dalam pikiran yang sama, mencari pemilik jejak langkah besar tadi yang tak juga kunjung memunculkan dirinya…kembali ku terus berjalan, menahan sisa kantukku yang terasa sebentar lagi akan musnah…jam 4 lewat 44…pantai itu masih tetap sama, hanya saja kini airnya tak lagi memantulkan sang surya, namun sebuah cahaya kebiruan laksana batu rubi yang sangat menyilaukan mata hingga sipitnya semakin menjadi-jadi, semakin lama cahaya itu semakin terang, terang sekali, sangat terang, hingga ku makin dalam terpejam…dan lalu……TENG TENG TENG !!!!!!!!! suara lonceng mengejutkan sontak membuatku mendadak terbelalak karena saking terkejutnya..ahhhhhh ternyata itu lah tanda ku pulang kerja, seperti layaknya sebuah sekolah, kerja di zaman sekarang ini ada bel nya…dan, ketika ku sudah sadar sepenuhnya, cahaya tapi pun mendadak hilang, beserta lautan nirwana itu…jejak kaki diatas pasir jingga itu pun tak ada…”Dimana lagi aku?”, pikirku…ahhhhhh ternyata tepat di atas meja kerjaku, aku hanya bermimpi …..

Pesan Bagi Sang Perindu

September 25, 2008

Terang purnama menyapaku,

katanya…..

 

Apa yang kau lamunkan gadisku ?

 

Tak kuhiraukan tanyanya, lalu

balik bertanya padanya….

 

Apa kau tau artinya rindu ?

BeraninyaIa getarkan lelapku !

 

Purnama berlalu, dan katanya dalam diam….

 

Rindumu adalah sebentuk kata baru,

Dari jenuhmu akan masa lalu….

 

Terangnya kini meninggalkanku,

namun dalam indahnya rasa rindu…….

 

Hummm…this day was sucks 4 me, at least til midday..humm..ntah kenapa, tapi yang jelas seharian ini hati ku ga enak aja rasanya…kesel, sedih, galau, jadi satu lah semuanya..dan ini jadi kebawa kemana2..ya ke orang tua (so sorry mom, dad..), ya ke orang lain (really sorry gal..)..dan saking ga ada kerjaannya, tadi sore aku beres2 meja belajar setelah sekian lamaaaaaaaaa tu meja jadi tempat meletakkan segala2nya..hehehehe…

Di sela2 pekerjaan bersih2 ku itu, aku menemukan kotak pensilku zaman SMA dulu, yang buesarrrr itu..hehehe ya maklum di zaman itu kotak pensil yang sedang trend ya kaya gitu..hihihihihi (u know what I mean, rite gals ??? =p)..di dalamnya pun berisi surat2 ku ya di zaman itu juga..karna saking lamanya ku ga beres2 (yang artinya juga ga buka2 kotak itu) , aku kaya reuni sama masa lalu…..

Ga nyangka juga kalo aku adalah seorang yang benar2 “penyimpan”…semua2nya disimpenin..dan..ada masa lalu yang kini telah hilang dari hidupku, yang tadi kutemukan kembali…sempat kulihat beberapa, kubaca beberapa, sebelum akhirnya kubuang semuanya…there’re few sweet lil things yang kurasa sungguh berat buatku untuk mengenangnya, bukan karena nilainya secara materi (4 U who know me well, im not that kind of person) , tapi lebih dari itu, karena dia membuatnya sendiri, dari hasil tangannya sendiri yang tentunya juga melibatkan “sang hati”, karena di masa itu, semuanya masih begitu sempurna…sebelumnya aku pernah membuang segalanya “tentang kami” dan sungguh tidak merasakan apa2..ntah kekuatan dari mana yang kuhasilkan, tapi sungguh ku tidak merasakan apa2…but for those things, segalanya menjadi berbeda..walaupun pada akhirnya semuanya itu telah kumusnahkan (yap, bukan cuma kubuang, tapi kumusnahkan), ada sakit yang kurasakan..bukan sakit karena menyayangkan benda cantik itu terpaksa menjadi tidak berbentuk lagi, melainkan sakit karena mengingat masa lalu kami yang begitu sempurna kini tidak ada lagi, bahkan bekasnya pun tidak dirasa lagi…

Humm..tapi, sekali lagi ku tidak menyesali segalanya…satu hal yang selalu ku percaya, dalam hidup, Yang Kuasa menciptakan segalanya sungguh seimbang…ada hitam-ada putih, ada kaya-ada miskin, ada senang-ada sedih…ku sungguh meng-amin-i bagian yang terakhir itu…di sela2 sedihku mengenang masa lalu yang sungguh awalnya kurasa akan memperburuk hari ini, ku menemukan surat lain yang tentunya dari orang yang lain pula, dan Puji Tuhan memberikan efek yang sangat lain juga untukku…

Sebuah surat sederhana, yang ditulis secara sederhana pula, namun sungguh memberikan efek luar biasa di hatiku, sekaligus juga memberikan sebuah “tamparan” yang menyadarkanku seutuhnya bahwa tidak ada gunanya memikirkan masa lalu..tidak ada gunanya memikirkan sesuatu yang menyakitkan…serta menyadarkanku juga bahwa aku tidak sendirian dan mengingatkanku pula untuk senantiasa bersyukur atas semua yang kualami..jika ku tidak pernah ditinggalkan oleh si “masa lalu” itu, mungkin kami tidak akan menjadi seperti saat ini…jika ku tidak pernah kehilangan “si masa lalu” itu, mungkin ku tidak pernah merasa bersyukur karena saling memiliki…=]

Yah, apapun itu, apapun bentuknya, aku (dan kuyakin kamu juga) tau bahwa kedekatan hati kita telah tercipta, kini pun tetap dirasa, dan (hopefully) akan terus ada untuk selamanya….=] terimakasih atas segalanya…

MY DEEP FEELING

July 16, 2008

Ketika mimpi masih tertunda,

nyata masih berupa realita,

dalam bisik mata yang terpejam,

kurasa rindu teramat dalam….

           ketika hati bertanya siapa,

           hampa berkata diam menjawabnya,

           hanya semakin ku tenggelam ,

           dalam rindu yang teramat dalam….

Apakah penting adanya jiwa ?

atau sebuah sosok belaka ?

ku tidak melihat dalam kelam,

hanya rasakan rindu teramat dalam….

           Ku mampu katakan rasa,

           pada setiap nafas yang ku hela

           rinduku sampaikan secara sederhana,

           teramat dalam pada sebuah cinta……

THE KEYS OF LOVE…

January 22, 2008

Beberapa hari yang lalu, aku menyempatkan diri untuk melihat foto2 pernikanan milik sepupuku…walaupun topik “pernikahan” masih membuatku merinding setiap kali ada orang membahasnya yaaa (ngeri booo…lulus juga belom..masih mau bawa mak-bapak keliling Eropa pake gaji sendiri dulu lah =p *Amiennnn*) but it’s always interesting doing that =] ya juz becoz of a simple reason, semuanya nampak sempurna disana..gaun si pengantin (yang ntah mengapa selalu terlihat cantik), senyum bahagia yang terlihat jelas di binar mata mereka (yang membuat soelah cinta tak akan pernah musnah), dan tentu saja pengambilan gambar yang really outstanding plus outfitnya yang dikemas dengan sangat apik…! semua bagus deh pokoknya (ya, ok, tergantung studio fotonya juga si..tapi kan rata2 bagus, karena moment penting dalam hidup pan…) ;p hehehe..

tapi, saat itu yang menarik perhatian ku bukan cuma foto2 yang ada di dalamnya atau kemasan albumnya yang memang menawan…tapi, tulisan pembuka yang ada di lembar pertama album tersebut…tertulis dengan jelas disana “THE KEYS OF LOVE”…Liat huruf “S” di kata “key”? It means plural, isnt it ? Dan memang, si pengarang tulisan itu (sayang, wiwidnya lupa namanya…tapi yang jelas cowo) menyebutkan lebih dari 1 “ kunci dari sebuah cinta…”

Ku coba membaginya secara singkat ya…menurut si bapak itu, The keys of Love are…understanding, forgiveness, trust, sharing, giving, respect…ditutup dengan kalimat “the keys of love is inside us all and the key of MY LOVE is YOU”..(pasti semua yang baca juga akan mengeluarkan kata “mmmmm……” sambil senyum sendiri)..hehehe…see?? The opening part nya pun sempurna ! =]

humm..setelah baca begituan, membuatku langsung berpikir…. (iyakh !! buat kalian2 yang mengenalku dengan sanagt baik, tau dah pasti qta mikirin “sapah” =p) ku (dan semua orang tentunya) merindukan saat itu..kenapa kubilang merindukan bukan menginginkan ? Karena pasti ada orang2 yang PERNAH merasakan masa2 itu & kangen untuk merasakannya lagi…it happends to me juga soalnya (iyakhhh…”pelacurrrrrrr” pelan pelan currrrrrhat !=p ) hehehe…

yang mau coba kubagi disini adalah, apapun yang terjadi, biar sedih setengah mati (broken heart is ALWAYS sucks !!!)…coba melihatnya sebagai Berkat instead Cobaan..trust me, Yang Diatas GA akan pernah ngasi cobaan buat kita..apapun yang DIA berikan itu memang yang TERBAIK buat kita (so, what should we call it except a Bless ?)…my close friend said to me this way, Tuhan baik wid…HE gives us NOT what we WANT, but what we NEED” –> makasem yeee buuuu, caem bener dah bahasanye =p )… it’s beautiful, isn’t it ?

Yaaaaa walaupun jutaan air mata sudah kalian rasakan, percaya de kalo itu tanda Tuhan sayang sama kita..Semua Ada Saatnya kokato kalo kata orang betawi mah,” Kalo jodoh pan kaga kemane mpokkk” =] so, berhenti menyesali semuanya…berhenti menyalahkan siapapun…dan mulailah untuk bersyukur atas semuanya…setelah itu, kita pasti bisa buka hati…iya, buka hati buat YANG LAIN tentu termasuk ! Hehehehehe..Just remember… “When Love Turns Out to The Hurt Inside, Then It’s NOT Love Anymore…Coz Love NEVER Hurts” .

and for me, “I will find the key of my Love when YOU know the truth meaning of Love….”

ARTI SEBUAH KENYAMANAN

October 15, 2007

Beberapa hari yang lalu secara kebetulan aku menonton sebuah acara talkshow yang kebetulan hostnya adalah seorang psikolog dan bintang tamunya adalah seorang artis teater muda perempuan. Mereka membahas sebuah hal yang udah cukup lama pengen banget kurasain..Yap, KENYAMANAN.  Dari acara itu aku jadi sadar sendiri kalo intinya, kenyamanan adalah sesuatu yang kita ciptakan sendiri, atas sesuatu kejadian yang kita alami, atas sesuatu hal yang kita pikirin, dan atas semua masalah yang kita temui.

Kadang, ada orang yang merasa mendapatkan rasa nyaman yang lebih ketika dipeluk seseorang yang dia sayang..ada juga yang ngerasa lebih nyaman ketika dia tau orang-orang sekitarnya menyukai harum parfumnya (that’s me =p)…ato ada juga yang lebih ngerasa nyaman ketika ia berada sendirian…semuanya sah-sah aja, karena itu semua adalah sesuatu yang dirasakan sendiri olehnya dan hanya bisa dimengerti sepenuhnya oleh dirinya sendiri pula…

setelah tersadar sepenuhnya bahwa tidak ada sesuatu di dunia ini yang pasti dan abadi, maka bisa kubilang bahwa jangan pernah menyesali apa yang udah terjadi dalam hidup kita ya..dan juga, jangan terlalu ngoyo untuk memperolehnya kembali karena itulah yang disebut kenangan; suatu bagian yang terjadi dalam perjalanan hidup kita, yang akan selalu kita ingat…kadang, hal yang membuat kita ga nyaman biasanya karena kita selalu dihantui oleh sesuatu yang kini telah hilang; yang membuat kita ngotot banget untuk dapetin itu kembali…wid ga bilang itu salah, tetapi itu akan menjadi salah jika kita sudah mulai “berjalan dengan selalu menoleh ke belakang” sampai-sampai ga menyadari semua hal yang ada di hadapan kita, cita-cita dan impian kita kedepan yang akan kita wujudkan, kuliah kita yang seharusnya menjadi prioritas utama, atau bahkan  orang-orang yang sayang banget ma kita (yang selama ini mungkin terlupakan atau bahkan ga pernah terpikirkan) yang udah ngasih motivasi dan dukungan luar biasa serta doa dan harapan yang ga ada habis-habisnya buat kita…

kembali ke hal kenyamanan….menurut wid, Kenyamanan paling nyaman akan kita rasakan ketika kita bisa menata hati kita sendiri, melihat hal indah sebagai sesuatu yang selalu kita syukuri dan menyingkapi suatu masalah dan air mata sebagai pelengkap hidup ini yang tentunya juga bukan untuk disesali.. trust me, hidup ini indah jika ada dinamikanya…karena kita tidak akan tau indahnya bahagia ketika kita tidak pernah bersedih kan?

Begitu juga kita tidak akan pernah merasakan nikmatnya tertawa jika kita tidak bernah menangis….=]

Satu hal lagi yang kuambl dari talkshow itu adalah kenyamanan yang kita rasakan akan makin sempurna ketika kita bisa membaginya bersama orang lain, membuat orang lain ikut merasa nyaman bersama kita….That’s the truth meaning of a comfortable feeling, rite?

And for me, the simple way to feel comfortable is watching the rain outside with the song of Michael Buble called HOME =) à cobain kalo ga percaya ! =p

If u had to choosedengan pilihan yang memiliki besar peluang yang sama, apa yang harus kau lakukan ? berbicara dengan sahabat yang sejak dulu hingga kini menjadi lawan perang dinginmu yang menghadapkan mu pada pilihan mencoba untuk ajak dia bicara dengan kemungkinan bahwa kau akan kecewa 2 kali lipat karena kau pernah melakukan ini sebelumnya dan hasilnya sungguh mengecewakan atau masalahmu berakhir bahagia….dan yang kedua menganggap semuanya ini tidak pernah terjadi, menghapus semua pedulimu and then the case closed ?

If u had to choose..apa yang akan menjadi pertimbangan ? menjawab pertanyaan ini dengan jawaban klise bahwa yang penting pernah mencoba (even in my case, it’s gonna be my SECOND) apapun hasilnya…atau untung rugi serta kesetaraan kadar jumlah air mata yang seimbang dengan bahagia yang akan dicapai kelak ?

If u had to choose…berapa kali usaha yang akan kau lakukan untuk membuat segalanya lebih baik walaupun kau merasa hanya dirimu yang memiliki keinginan itu ? sedangkan dia sama sekali tidak ada tanda-tanda menuju kesana ?

If u had to choose…when will u say it’s enough ?

Ketika rinduku berbalas hampa..

Ketika sapaku buatmu diam terpaku

Ketika peduliku mengganggumu

Ketika pergiku adalah keinginanmu

Ketika hadirku adalah mimpi burukmu

Ketika tawaku mengusikmu

Ketika ku tetap menyayangimu….meski kau tak pernah tau…Dan tak mau tau…..

The Grey of My Day…

March 15, 2007

Wednesday, March 14, 2007..

This was my SUCKS day ever in 2007…mulai dari pagi, dosen ku semula diganti ma dosen lain & dosen baru ini amit2 nyebelinnya..dari nilai2 semester lalu, kelasnya dia paling tinggi cuma B ! yang dikasih B juga bisa diitung ! padahal pelajarannya ga penting & orang2 biasanya ngambil mata kuliah ini untuk memperbaiki IP ternyata ku salah..it was SUCKS ! berlanjut ke siang hari, my “usual problem” with “usual person” kembali terulang..it was hurt me so much ! and it was SUCKS ! someone that u used to love, stabbed u behind ur back (for the uncount times)..it was SUCKS ! my eyes were wet along this day and still had to smile 2 everyone to pretend nothing happened with me and us…it was SUCKS ! terlebih karena sampe sekarang I still have that love……GOD..everything was SUCKS !!!!

Thursday, March 15, 2007…

Hhh..semestinya ku libur hari ini..Cuma karena temenku bday (happy bday gurl=] ) & ngajak makan siang bareng ditambah lagi ku mesti rapat jadilah ke kampus juga hari ini…hhh…the day had changed but my feeling doesn’t…cape yang luar biasa kemaren tampaknya belum mau pindah dari aku hari ini…even I did so many laugh in joy situation…! Ditambah lagi, aku baru mengetahui “sesuatu” yang ngebuat ku tersadar kalo aku semakin “tertinggal” di masa lalu…again, it hurts me more ! =’( but..again..satu2nya yang nguatin aku ya these words..”People always leave”…even they die or they walk away…and for my case…”they walk away”…trust me..it hurts me more than “the die part”…tapi, this is life…dan semuanya itu adalah keharusan ! the different is…for “the die part” mereka ga bisa memilih kalo Yang Diatas uda minta mereka untuk pergi..sementara for “the walk away part” mereka bisa memilh…hanya saja mereka GA MAU…it hurts…it really hurts…!!!